[Drabble] English Diary
Staring : Hong Jisoo
(Seventeen), ‘Aku’ (OC)
Genre : AU, Romance,
School Live
By Tainn
Disclaimer : Hong Jisoo
bukan milik saya, saya hanya meminjamnya untuk mendukung cerita buatan saya.
#
“Kau tak akan
mengerti!”
#
Tanganku dengan lincahnya
mencoretkan beberapa tulisan dengan tinta hitam di atas kertas putih yang
bersih. Disamping kananku terdapat sebuah buku kamus tebal yang sejak tadi
terbuka lebar. Sesekali aku menengok ke arah kamus kecil bersampul biru itu,
lalu kemudian menulis beberapa kata lagi.
Aku duduk di atas kursi di ruang
kelasku, terlihat sangat sibuk. Sebenarnya situasi disini sama sekali tak
mendukungku untuk belajar bahasa inggris, di setiap sudut ruang terdengar suara
ribut yang benar-benar menggangguku. Ada yang memainkan gitar dan bernyanyi
dengan suaranya yang sumbang, ada yang heboh nge-gosip dan lain sebagainya.
Ku letakkan bolpoin hitamku di
atas meja, ku letakkan asal. Ku coba meluruskan pinggangku dengan melakukan
beberapa gerakan peregangan.
Dengan cepat sebuah tangan
seseorang telah menyambar bukuku tanpa meminta izin. Aku mencoba meraih bukuku,
namun gagal. Aku mendongak menatap wajah seseorang yang tengah tersenyum
bahagia seakan baru dapat kado.
Ia sengaja mengangkatnya setinggi
yang ia bisa, benar-benar menghina tinggi badanku. Aku hanya diam duduk di
kursi tak menghiraukan senyuman menyebalkannya itu.
“Kau tak akan mengerti,” ujarku
dengan nada sombong, yang sebenarnya aku hanya menutupi kekuranganku.
Ia mengernyitkan dahinya, seakan berkata benarkah?
Jisoo. Laki-laki berperawakan tinggi itu adalah laki-laki
yang cerdas dan pandai berbahasa.
Kau perlu menerjemahkannya per-kata. Begitulah diriku, benar-benar
payah dalam bahasa inggris.
Aku menyilangkan kedua tanganku
di depan dada, mencoba menutupi rasa malu, karena seluruh isi buku itu
tentangnya.
Ia menatap buku itu sejenak,
membacanya. Kumohon! Jangan mengerti! Aku
terus berdoa dalam hati.
ia menatapku sejenak. Kau tak mengerti, kan?
Aku balas menatapnya sambil terus
berharap dalam hati. Ia meletakkan bukuku ke tempat semula. Hening.
Aku kembali duduk tegap dan
kemudian menatap bukuku lagi. Apa kau
mengerti?.
Ia menatapku, masih menatapku,
hingga membuatku sulit bergerak dan hampir sulit untuk bernapas secara teratur.
Kini senyumannya membuat jantungku berdetak kian cepat.
Mengapa ia tersenyum? Apa ia tahu semuanya? Atau itu hanyalah senyum
mengejek tulisanku yang aneh?
Tanpa berkata apapun, ia berbalik
dan meninggalkanku yang terpaku membeku di tempat. Masih terbayang senyuman
terakhir yang ia lantunkan padaku. Jisoo...
Tapi kepergiannya membuatku dapat
bernapas lagi. Tapi,
Ia berhenti berjalan dan kemudian
berbalik. Aku terkejut.
“Jika kau mau..” ia berhenti
sejenak, matanya beralih ke arah yang tak menentu. “Aku bisa mengajarimu,”
Aku masih diam seperti patung,
membisu. Ia kembali menatapku dan kemudian kembali meninggalkanku. Jisoo?
-End-
Thanks banget bagi yang udah baca!! J maafkan daku yang
masih pemula.. hehehe!
Maaf... >_<” jika ceritanya agak aneh.. dan endingnya
gantung banget.. maaf juga jikalau ada kesalahan-kesalahan lain..
Tolong tinggalkan komen, ya! Apalagi kalau ada yang mau ngasih
saran dan kritik! Mohon bantuannya! Saya masih penulis pemula..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar